Badan Pegal Setelah Lari? Ini Cara Pemulihan yang Nyaman
dewave.id - Akhir pekan ini ikut fun run atau mulai rutin jogging pagi? Seru, ya. Tapi besoknya, saat bangun tidur, betis kencang, paha pegal, dan turun tangga rasanya perlu perjuangan.
Tenang, kamu tidak sendirian. Badan pegal setelah lari adalah hal yang wajar, terutama kalau kamu baru mulai atau baru menambah jarak. Yuk, kenali penyebabnya dan cara memulihkan tubuh dengan nyaman.
Kenapa Badan Pegal Setelah Lari?
Rasa pegal yang muncul sehari atau dua hari setelah olahraga dikenal sebagai DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness). Ini terjadi karena otot bekerja lebih keras dari biasanya, misalnya saat kamu lari lebih jauh, lebih cepat, atau di rute menurun.
Otot kemudian beradaptasi dan memperbaiki diri. Itulah kenapa rasa pegal biasanya paling terasa di hari pertama atau kedua, lalu perlahan membaik dalam beberapa hari.
Area yang paling sering terasa pegal setelah lari:
Betis
Paha depan dan belakang
Pinggul dan bokong
Punggung bawah
Telapak kaki
Pegal Biasa atau Cedera? Kenali Bedanya
Pegal karena DOMS biasanya terasa merata di otot, muncul sehari setelah lari, dan membaik dengan istirahat. Sebaliknya, waspadai jika kamu mengalami:
Nyeri tajam yang muncul tiba-tiba saat berlari.
Bengkak, memar, atau nyeri di satu titik sendi.
Sulit menumpu berat badan.
Nyeri yang tidak membaik setelah beberapa hari.
Jika muncul tanda-tanda di atas, sebaiknya periksakan ke dokter atau fisioterapis, dan tunda pijat di area tersebut.
Cara Pemulihan Setelah Lari yang Nyaman
Pendinginan, jangan langsung berhenti
Setelah garis finis, jalan santai beberapa menit sebelum benar-benar berhenti. Ini membantu napas dan detak jantung kembali tenang secara bertahap.
Peregangan ringan
Regangkan betis, paha, dan pinggul dengan lembut. Tahan setiap gerakan tanpa memantul, dan berhenti jika terasa nyeri.
Cukupi cairan
Minum air putih yang cukup setelah berlari, apalagi jika kamu banyak berkeringat di cuaca panas.
Makan dengan gizi seimbang
Pilih makanan yang mengandung karbohidrat dan protein untuk membantu tubuh memulihkan energi.
Tetap bergerak ringan
Alih-alih rebahan seharian, coba jalan kaki santai atau gerakan ringan. Bergerak pelan sering membuat otot terasa lebih lentur.
Tidur yang cukup
Istirahat malam adalah waktu tubuh memulihkan diri. Usahakan tidur cukup, terutama setelah lari jarak jauh.
Beri tubuh waktu untuk rileks
Pijat bisa menjadi cara menyenangkan untuk membantu otot terasa lebih rileks dan tubuh lebih nyaman setelah aktivitas fisik.
Kapan Waktu yang Pas untuk Pijat Setelah Lari?
Banyak orang memilih pijat sehari atau dua hari setelah lari, saat tubuh sudah tidak terlalu lelah dan rasa pegal mulai terasa. Beberapa tips agar lebih nyaman:
Sampaikan ke terapis bahwa kamu baru saja berlari dan area mana yang terasa pegal.
Minta tekanan yang nyaman. Pijat tidak harus keras untuk terasa enak.
Hindari pijat langsung di area yang bengkak, memar, atau dicurigai cedera.
Minum air putih setelah pijat dan beri tubuh waktu istirahat.
Pulihkan Tubuh dengan Bio Massage di de WAVE
Setelah berhasil menyelesaikan jarakmu, tubuh pantas mendapat apresiasi. Di de WAVE, kamu bisa mencoba Bio Massage Therapy, perawatan pijat yang dirancang untuk membantu tubuh terasa lebih rileks dan ringan setelah aktivitas padat.
Suasana yang tenang dan terapis yang memperhatikan kebutuhanmu bisa membuat momen pemulihan terasa seperti me-time. Rasakan sendiri, karena setiap tubuh bisa merespons dengan cara yang berbeda.
Yuk, booking di outlet de WAVE terdekat setelah lari berikutnya.
Comments