Cara Menghilangkan Bau Rambut Apek
dewave.id - Pernah merasa rambut sudah keramas, tapi beberapa jam kemudian tercium bau apek? Rasanya jadi kurang percaya diri, apalagi kalau seharian harus bertemu banyak orang.
Tenang, kamu tidak sendiri. Rambut bau apek adalah keluhan yang cukup umum, terutama di negara tropis yang lembap seperti Indonesia. Kabar baiknya, ada banyak cara sederhana untuk menghilangkan bau rambut. Yuk, kenali dulu penyebabnya, supaya kamu tahu langkah mana yang paling pas untuk rutinitasmu sehari-hari, baik saat di rumah maupun di luar.
Kenapa Rambut Bisa Bau Apek?
Bau rambut biasanya berasal dari kulit kepala, bukan helai rambutnya. Beberapa penyebab yang sering terjadi:
Rambut diikat atau ditutup saat masih basah
Rambut yang lembap lalu langsung diikat, dibungkus handuk lama, atau ditutup hijab bisa jadi tempat nyaman bagi jamur dan bakteri. Inilah salah satu penyebab bau apek yang paling sering.
Minyak dan keringat menumpuk
Kulit kepala menghasilkan minyak alami. Saat bercampur dengan keringat dan debu, terutama setelah beraktivitas di luar atau memakai helm, bau tidak sedap bisa muncul.
Jarang atau kurang bersih saat keramas
Keramas yang terburu-buru membuat sampo tidak menjangkau kulit kepala dengan baik. Sisa produk yang tidak terbilas juga bisa menumpuk.
Ketombe dan kulit kepala bermasalah
Ketombe sering berkaitan dengan kulit kepala berminyak dan bisa ikut memicu bau. Jika disertai gatal hebat, kemerahan, atau luka, sebaiknya periksa ke dokter kulit.
Asap dan bau lingkungan
Asap rokok, asap masakan, atau polusi bisa menempel di rambut dan membuatnya berbau.
Cara Menghilangkan Bau Rambut
Keramas dengan cara yang benar
Basahi rambut sampai ke kulit kepala, gunakan sampo secukupnya, lalu pijat kulit kepala dengan ujung jari (bukan kuku) secara lembut. Bilas sampai benar-benar bersih.
Keringkan rambut sebelum diikat atau ditutup
Ini kunci utamanya. Pastikan rambut dan kulit kepala benar-benar kering sebelum diikat atau memakai hijab. Jika memakai hair dryer, gunakan suhu sedang dan jaga jarak.
Ganti handuk dan sarung bantal secara rutin
Handuk yang lembap dan sarung bantal yang jarang dicuci bisa menyimpan bau. Jemur handuk di tempat yang terkena sinar matahari.
Rawat kebersihan helm dan aksesori rambut
Ciput, ikat rambut, sisir, dan bagian dalam helm juga perlu dicuci berkala.
Pilih sampo sesuai jenis kulit kepala
Kulit kepala berminyak dan kering butuh perawatan yang berbeda. Pilih produk yang sesuai agar kulit kepala tetap seimbang.
Beri kulit kepala perawatan rutin
Sesekali, kulit kepala juga perlu dirawat lebih dalam, bukan cuma dibersihkan. Di sinilah creambath bisa jadi pilihan.
Creambath, Momen Merawat Kulit Kepala
Creambath adalah perawatan rambut yang dipadukan dengan pijatan di kepala, leher, dan bahu. Selain membuat rambut terasa lebih lembut dan segar, pijatannya juga bisa jadi momen rileks setelah hari yang panjang.
Di salon de WAVE, ada konsep Kursi 3 in 1, yaitu tiga treatment dari satu kursi: perawatan rambut, nail art, dan Kumi Callus. Jadi sambil rambutmu dirawat, kamu bisa sekalian merawat kuku dan kaki tanpa harus pindah-pindah tempat. Praktis untuk kamu yang waktunya terbatas.
Perlu diingat, creambath adalah perawatan untuk kenyamanan dan kesegaran rambut, bukan pengobatan masalah kulit kepala. Kalau bau tetap muncul meski sudah rajin merawat, ada baiknya konsultasi ke dokter kulit.
Kebiasaan Kecil agar Rambut Tetap Wangi
Keramas lebih rutin saat cuaca panas atau setelah berkeringat banyak.
Hindari tidur dengan rambut basah.
Beri jeda rambut "bernapas" dengan tidak selalu mengikatnya kencang.
Jika berhijab, pilih bahan ciput yang menyerap keringat dan ganti setiap hari.
Minum air yang cukup dan istirahat yang cukup, karena kondisi tubuh juga memengaruhi kulit kepala.
Waktunya Rambutmu Dimanja
Rambut yang bersih dan wangi bisa bikin kamu merasa lebih segar dan percaya diri. Kalau kamu ingin rambut dirawat sambil sekalian me time, mampir ke salon de WAVE terdekat dan tanyakan layanan Kursi 3 in 1 yang tersedia di outlet.
Comments