top of page
Search

Manfaat Angkat Kaki ke Dinding & Cara Melakukannya

Oct 28
3 min read

dewave.id - Pernah merasa kaki seperti "berat" setelah seharian duduk di kantor atau berdiri lama? Rasanya ingin langsung rebahan dan menaruh kaki lebih tinggi dari badan. Ternyata, kebiasaan sederhana ini punya nama: posisi legs up the wall atau angkat kaki ke dinding.


Yuk, kenali manfaat angkat kaki ke dinding, cara melakukannya dengan aman, dan bagaimana kebiasaan kecil ini bisa jadi bagian dari self-care kamu.


Apa Itu Posisi Angkat Kaki ke Dinding?


Posisi ini cukup sederhana. Kamu berbaring telentang, lalu meluruskan kedua kaki ke atas dan menyandarkannya ke dinding. Dalam yoga, posisi ini dikenal sebagai Viparita Karani dan sering dipakai sebagai pose restoratif, alias pose untuk menenangkan diri.


Tidak butuh alat khusus. Cukup dinding, lantai atau kasur, dan beberapa menit waktu untuk dirimu sendiri.


Manfaat Angkat Kaki ke Dinding


  1. Membantu kaki terasa lebih ringan


    Saat kita lama duduk atau berdiri, gravitasi membuat cairan cenderung "turun" ke area kaki. Mengangkat kaki lebih tinggi dari jantung dapat membantu aliran balik dari kaki terasa lebih lancar, sehingga kaki terasa lebih ringan dan nyaman.


  2. Membantu tubuh lebih rileks


    Posisi ini mengajak kamu berhenti sejenak, bernapas pelan, dan diam. Banyak orang merasakan tubuh dan pikiran jadi lebih tenang setelahnya. Cocok sebagai ritual singkat sebelum tidur.


  3. Meredakan pegal setelah aktivitas


    Setelah jalan jauh, berdiri lama, atau olahraga ringan, posisi ini bisa jadi cara lembut untuk mengistirahatkan otot kaki dan punggung bawah.


  4. Momen jeda dari layar


    Lima sampai sepuluh menit tanpa ponsel, hanya bernapas. Sederhana, tapi sering justru ini yang paling kita butuhkan.


Kaitannya dengan Sistem Limfatik


Sistem limfatik bertugas membawa cairan limfa kembali ke aliran darah. Berbeda dengan darah yang dipompa jantung, cairan limfa banyak bergantung pada gerakan otot, napas, dan posisi tubuh.


Itulah kenapa kebiasaan seperti bergerak, bernapas dalam, dan mengangkat kaki sering disebut dapat mendukung aliran cairan tubuh. Namun, perlu diingat: posisi ini bukan pengobatan. Jika kaki bengkak terus-menerus, terasa nyeri, merah, atau hanya satu sisi, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.


Cara Melakukan Posisi Angkat Kaki ke Dinding


  1. Siapkan tempat. Pilih area dekat dinding yang lapang. Boleh di atas matras, karpet, atau kasur.

  2. Duduk menyamping ke dinding. Pinggul sedekat mungkin dengan dinding.

  3. Putar badan sambil berbaring. Pelan-pelan rebahkan punggung, lalu angkat kaki ke atas dan sandarkan ke dinding.

  4. Atur posisi. Jika paha belakang terasa tertarik, geser pinggul sedikit menjauh dari dinding. Kamu juga bisa menaruh bantal tipis di bawah pinggul.

  5. Rilekskan tangan. Letakkan di samping badan atau di atas perut.

  6. Bernapas pelan. Tarik napas lewat hidung, buang perlahan. Rasakan perut naik-turun.

  7. Bertahan 5–10 menit, sesuai kenyamanan.

  8. Turun perlahan. Tekuk lutut, miringkan badan ke samping, lalu bangun pelan-pelan.


Kapan Waktu yang Pas?


  • Setelah pulang kerja, terutama kalau seharian duduk.

  • Sebelum tidur, sebagai ritual menenangkan diri.

  • Setelah perjalanan jauh, misalnya naik bus atau pesawat.

  • Setelah jalan kaki atau olahraga ringan.


Siapa yang Perlu Lebih Hati-hati?


Posisi ini umumnya ringan, tapi tetap dengarkan tubuhmu. Sebaiknya tanyakan dulu ke dokter jika kamu:


  • Sedang hamil, terutama di trimester akhir.

  • Punya tekanan darah tinggi, glaukoma, atau masalah jantung.

  • Memiliki gangguan pembuluh darah atau riwayat penggumpalan darah.

  • Sedang cedera di punggung, pinggul, atau kaki.


Jika kaki terasa kesemutan atau baal, turunkan kaki dan ubah posisi.


Lengkapi dengan Perawatan yang Menenangkan


Kebiasaan di rumah seperti angkat kaki ke dinding, minum cukup air, dan rutin bergerak adalah langkah kecil yang berarti. Kalau kamu ingin waktu rileks yang lebih utuh, kamu bisa mencoba Bio Lymphatic Massage di de WAVE.


Dengan gerakan lembut dan ritme yang tenang, perawatan ini dirancang untuk membantu tubuh terasa lebih ringan dan rileks. Hasil dan rasa setiap orang bisa berbeda, ya. Tanyakan langsung ke terapis kami soal kondisi dan kebutuhanmu.


Yuk, sisihkan waktu untuk dirimu sendiri. Booking di outlet de WAVE terdekat dan rasakan jeda yang kamu butuhkan.

 
 
 

Recent Posts

See All
Manfaat Minum Air Putih untuk Diet

dewave.id - Saat mulai diet, kita sering fokus ke makanan: apa yang boleh, apa yang harus dikurangi. Padahal ada satu kebiasaan sederhana yang sering terlupa, minum air putih. Nah, apa saja sih manfaa

 
 
 
Aman Nggak Lymphatic Massage untuk Lansia

dewave.id - Ibu sering bilang kakinya terasa berat setelah seharian di rumah. Ayah mengeluh badannya kaku setiap bangun pagi. Lalu terlintas di pikiranmu: bagaimana kalau ajak mereka mencoba lymphatic

 
 
 

Comments


bottom of page